Bittersweet of Dandelion's
Sebelumnya.................
“Ladies
and gantleman. On my right, Wang Yihan, China. And on my left, Wianata Sukma,
Indonesia. Wang Yihan to serve to Wianata. Love all, play.”
________________________________________________________
Wang Yihan serve ke arahku, aku
menggembalikannya dengan lop ke arah kiri belakang. Wang Yihan dengan mudah
mengembalikan bola lopku itu. Ia melakukan dropshoot ke depan lapangan
permainanku. Aku mengejar bola dan mengembalikannya secara melambung ke
lapangan permainannya. Wang tidak menyia-nyiakannya, ia sepertinya akan
melakukan smash. Dan benar saja, ia mensmash bola tanggungku dan……..
Kenapa tiba-tiba gelap? Ada suara yang
mendekat, tubuhku berguncang, “Ya Alloh Wiaaa.. Bangun! Udah siang ini. Tadi
katanya udah bangun, ko tidur lagi? Udah jam setengah enam ini. Kamu kan belum
sholat Subuh.” Aku mengerjapkan mata, “Ibu? Iya bu iya ini Wia bangun ko. Aku
langsung bangun dan bergegas ke kamar mandi untuk berwudhu. Wah, ternyata hanya mimpi. Andai saja
menjadi kenyataan….. (To Be continued)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar