Kamis, 31 Mei 2012

YOU ARE LOVED ;)

            Ok... hampir semua orang pasti bakalan ngerasa cape dengan hal-hal dan cobaan-cobaan yang datang yang akhir-akhirnya keluar kata-kata, "Aku cappee..", "Nyerah ah..", "Ko susah banget", "Aku udah ga kuat, apa aku nyerah aja" ataupun yang lainnya. Jujur, aku juga pernah di posisi itu. Tapi, lambat laun aku mulai sadar, bahwa, seberat apapun masalah atau cobaan yang datang, Insyaallah bisa kita selesaikan dengan kemauan dan usaha yang keras diiringi dengan selalu berdo'a kepada Allah SWT.
Dengan cobaan itu, seharusnya memberi kita pelajaran yang berarti. Itu pasti. Janganlah menyerah, karena banyak yang menyayangi dan mencintaimu yang akan selalu memberi support bahkan membantumu menyelesaikannya.
            Orangtuamu. Mereka selaaaluuu ingin anaknya bahagia. Jika ada masalah yang menimpa anaknya, mereka pasti akan berusaha sebisa mungkin membantu kita, memberi support kepada kita, selalu mendoakan kita setiap menitnya. Tapi aku yakin, ada beberapa anak yang tidak mau menceritakan masalahnya kepada orangtua mereka dengan alasan tidak mau merepotkan, melelahkan, dan membebani hati orangtua mereka.
            Masih ada saudara atau sepupu. Mereka juga menyayangimu. Benarkan?. Mereka selalu mencoba membantu kita disaat sedang dalam kesulitan, sekalipun itu hanyalah pekerjaan rumah kita yang kita tidak tahu jawabannya. Tapi... banyak juga yang mengaku tidak dekat dengan saudara atau sepupunya.
            Ada lagi.. Gurumu. Mereka merupakan orangtuamu disekolah. walupun sangat serius ketika mengajar, tapi sebenarnya mereka sangat baik. Mereka selalu memeratikan murid-muridnya hingga detil tanpa sepengetahuan kita. Ada yang bilang, "terkadang mereka suka memarahi aku", itu pasti terjadi, tapi itu salah satu cara mereka menunjukkan rasa sayangnya kepadamu. Saat kalian melakukan kesalahan, mereka mencoba menasihatimu karena mereka sangat tidak ingin hal tersebut mengganggu prestasimu di sekolah, mereka hanya ingin yang terbaik untukmu. Kurang sreg dekat dengan gurumu?
            Tenang... masih ada teman-teman dan sahabatmu. Mereka merupakan seseorang selain keluargamu yang sangat menyayangimu. Mereka akan setia mendengarkan curhatan-curhatan masalah atau hal yang sedang terjadi pada dirimu. Ikut senang jika kau bercerita tentang kesenanganmu. Ikut sedih jika kau sedang bersedih. Tapi mereka tetap mencoba menenangkanmu kemudian mencoba membantu mencari solusinya.
            Itu menurutku sekian dari banyaknya orang yang menyayangi dan mencintaimu, Menurutmu siapa lagi? Tetanggamu? bisa, mmm... Guru lesmu? bisa juga...
            Muncul lagi jawaban "aku tidak terlalu dekat dengan semuanya, saat ada masalah aku bingung, aku cape, tapi ga ada orang yang bisa nenangin aku.." Tenang, masih ada Allah SWT. Allah akan selalu bersamamu dimanapun kamu berada. Allah akan selalu membantumu saat kamu terlibat masalah, bahkan tanpa kita memintanya. Sadarkah kamu akan hal itu. Untuk itu, saat kamu ada masalah, hal terbaik yang harus dilakukan adalah berdoa kepada Allah agar semuanya menjadi mudah bagimu.....
            Aku pernah mendengar sebuah lagu yang liriknya "Don't give up.... Because YOU ARE LOVED...". Ya, itu sangat benar, jangan menyerah, karena dibelakangmu masih banyak orang yang mencintaimu.l Mereka akan menunjukkannya dengan cara membantumu saat kesulitan. Dan cinta yang paling kekal adalah, cinta dari Allah SWT. Karena Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Jumat, 25 Mei 2012

MY LYRICS (3)

Everybody wants to be understood......
(You Are Loved - Josh Groban)


Don't give up..... Because you are loved...
(You Are Loved - Josh Groban)


I don't wanna run away but i can't take it i don't understand....
(If you're not the one - Daniel Bedingfield)

Sabtu, 19 Mei 2012

Curcol

          It looks like my habit. At Saturday night, i  spend my time for take a rest. It means, watch my favorite film, open my twitter account fo a long time, maybe an hour even it'll take a few hours to do it. Then listening to the music, playing badminton in the afternoon with my brother.
           But after all, i fell really really tired. I think what i did before, i was take with no manage the time. So.. I think for the other satnite.. i will spend my time with do adventure in my dreams..............

Posted.. Posted

Trouble is a friend...  Friend is a Trouble. 
Just based on two words, but these have a big meaning. Sounds like these have a close meaning. But it different.

Enemys can be your friend, and your friend may be your big enemy.
How about this? It's Definitely true. And it was happened to myself. Maybe like "Don't judge the book from the cover" Right? Do you understand what i mean? What do you think? You may think wider for the meaning in your mind. ;)

Pray

Ya Muqollibal Qulub Tsabbits Qolbi 'Ala Diinik Wa To'atik.. Amin

My Lyrics (2)


Give us the strength to make it true
(Charice - Note to god)


And how can i pretend that i don't know whats going on 
(Destiny's Child - Stand up for love)


If we all stand together this one time.. That no one will get left behind (Destiny's Child - Stand up for love)


Tell me why.. That it has to be like this (Declan Galbraith - Tell me why)

My Lyrics

Listen....
I am alone at the crossroad
I'm not at home in my own home
And i've tried and tried
To say whats on my mind
You should have known.. oh... 
Now i'm done believin' you
You don't know what i'm feeling
I more than what you made on me
I follow the voice you think you gave to me
But now i've gotta find my own.... 
(Beyonce - Listen)



Senin, 14 Mei 2012

Part 2 : GOR Veteran


 Part 2



Wianata Sukma. Ya, itu namaku. Aku anak kedua dari dua bersaudara. Aku punya seorang kakak laki-laki, Rendi Saputra. Familiar?, ya benar, dia adalah pelatih di GOR Veteran tempat dimana aku dan Sekar latihan bulutangkis setiap harinya. Usiaku 13 tahun sekarang. Aku bersekolah di SMP Negeri 5 Semarang. Walaupun aku tinggal di Semarang, bukan berarti aku bisa berbahasa Jawa. Aku bukan asli keturunan Jawa. Orangtuaku memutuskan untuk merantau dari Riau semenjak 13 tahun yang lalu, tepat saat aku berusia 3 tahun dan abangku berusia 10 tahun. Sekarang abangku berusia 20 tahun, ia kuliah semester 5 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Semarang. Dia mengikuti beasiswa di kampusnya. Ia memang berprestasi di bidang olahraga terutama bulutangkis.
Karena prestasi abangku itulah ia menjadi pelatih di GOR Veteran. Ia mendirikan club kecil-kecilan bersama teman-teman kampusnya. Memang tidak seprofesional dan sehebat pelatih-pelatih di klub-klub bulutangkis yang terkenal seperti SGS Bandung, PB Djarum, Jaya Raya ataupun klub lainnya. Tapi gitu-gitu, abangku sering membawa anak-anak didiknya menjadi juara, ya walaupun hanya turnamen-turnamen setingkat Semarang yang dijuarai, tapi kami tetap bangga dapat mengharumkan nama klub kecil kami. Karena hanya di klub inilah impian anak-anak untuk dapat bermain bulutangkis. Oh iya, nama klubnya itu Veteran Club. Sesuai dengan nama GOR tempat kami latihan.
Aku akan lanjutkan yang tadi. Banyak sekali cerita yang tersimpan dibalik Veteran Club ini. Sebagian kecil sudah kuceritakan tadi. Sebelumnya aku akan bercerita tentang abangku lagi.
Sebenarnya, dulu cita-cita abangku adalah menjadi seorang atlit bulutangkis. Ia sangat mencintai bulutangkis. Ia sudah bisa bermain bulutangkis semenjak duduk di kelas 4 SD. Awalnya, ayahku yang mengajarkannya. Tapi saat ia sudah mahir, ayah memutuskan untuk memasukkannya ke dalam klub agar kemampuannya dapat ditempa lagi. Memang bukan klub besar. Namanya juga di daerah yah adanya klub kecil-kecilan. Disamping itu, keluarga kami juga bukan keluarga yang berlebih akan kekayaan, hanya keluarga kecil yang sederhana. Tapi ayah tidak peduli akan hal itu, karena ayahpun ingin abangku itu menjadi seorang atlit nasional bahkan internasional. Dan demi itu, beliau melakukan apapun untuk abangku termasuk memasukkannya ke dalam klub. Abangkupun merasa sangat senang.
Ia berlatih 3 kali dalam seminggu, itu disesuaikan dengan jadwal sekolahnya. Meskipun keinginannya sangat besar untuk menjadi seorang atlit, tapi ia tetap mementingkan pendidikan. Ia sangat rajin berlatih bulutangkis, bahkan saat tidak ada jadwal, ia tetap datang ke GOR untuk latihan. Ia termasuk anak yang berprestasi di klubnya. Oleh sebab itu, ia sering diikutkan berbagai kompetisi oleh sang pelatih. Dan tak janrang ia menjadi juara. Hingga suatu saat, saat ia duduk di kelas  ia direkomendasikan oleh pelatihnya untuk mengikuti beasiswa Djarum. Pelatihnya pun sudah membicarakan masalah ini kepada orangtuaku. Ia senang bukan kepalang, ia tidak bisa menolak tawaran yang sangat “Wow!” baginya. Ia mengikuti kompetisi untuk memperebutkan beasiswa klub Djarum tersebut.
Peserta yang mengikuti beasiswa klub Djarum tersebut berjumlah 50 orang dari seluruh Indonesia, dan salah satunya adalah abangku! Bang Rendi!. Menjadi pesertanya saja tidak mudah lho! Mereka harus melalui beberapa tahapan untuk menembus 50 besar. Dan dari 50 orang tadi, hanya akan diambil 10 orang untuk menerima beasiswa yang telah disediakan pihak klub Djarum. Dengan usahanya yang gigih, ia berhasil mendapatkan besiswa itu!
Tak lama setelah kabar menggembirakan itu, sekitar satu minggu kemudian, abangku pindah ke asrama klub Djarum dan mulai megikuti rutinitas disana. Untuk masalah sekolah, abangku diikutkan Home Schooling oleh pihak klub. (To Be Continued)

Selasa, 08 Mei 2012

Learn For Today: Communication, Really Important!

           Dalam segala hal, untuk melakukan segala hal, terutama yang melibatkan orang lain, diperlukan komunikasi yang baik. Dengan komunikasi, kita dapat membangun semua dengan kokoh. Tapi sebaliknya, tanpa komunikasi, semuanya akan hancur bahkan tidak satu petak bangunan pun yang dapat dibangun. Tanpa komunikasi, dapat terjadi salah paham. Tanpa komunikasi, dapat menyulut pertengkaran. Dan menurutku masih banyak hal lainnya yang dapat muncul karena kurangnya komunikasi.
           Contohnya seperti, saat ada seseorang hidup di suatu kelompok kecil. Ia memang tidak seperti yang lain, mengemukakan apa yang mereka rasa, apa yang terjadi pada dirinya kepada yang lain. Seperti pendiam lah. Akan tetapi sebenarnya, apabila ada seseorang yang mengajaknya berbicara, bercanda, dan lainnya, ia pasti akan menanggapi. Jadi, untuk berbicara, bercanda atau yang lainnya, harus ada seseorang yang memulainya terlebih dahulu, baru ia bisa berbaur dengan yang lain. Suatu saat, ada seorang temannya yang memiliki masalah. Temannya itu tidak mau menceritakan masalaahnya kepadamu, mungkin karena alasan tertentu. Tapi alangkah kegetnta ia saat ia tahu bahwa temannya itu telah menceritakan kepada beberapa temannya yang lain. Coba kau pikirkan. Si orang tersebut pasti merasa kecewa atau sakit hati kan?. Mungkin ada juga beberapa temannya yang belum mengetahui, tapi tetap saja itu menyinggung perasaannya. (To be continued )

Senin, 07 Mei 2012

Confused

Sebenernya pengen ngepost lanjutan cerita.. tapi belum beres.. Jadi bingung mau ngepost apa.. And intinya Corcol aja~~ :p

Minggu, 06 Mei 2012

Just Post it

          Life is a choice.Most people said it. Like what i do, what i did, and what i done. And with the choice, i got a lot of learn for my life. like nowadays. i've chose my way, it's seems like hard to do well, but it's real. But in the other side, i believe that i can face it all. I know that sometimes, mistakes would happen and regrets come after. But it has running well, it make me better and better. In some situations, actually hard situation like  mmmm... "competition" or else, i just try to survive, not a winner. That what i've been thinking all this time. I learned it from my experience. Because when we survive, it's really make you satisfied. I know you'll feel the same when you be a winner. But beside your winning, i think more things are waiting for yourself. You know, like an athlete, after your winning, people and absolutely your coach will ask more than it. And it'll like a boomerang and make ourselves under the presure. And when we start unstedy or out of control, they wondering "why you gonna be like that?". Ok, It's just my opinion. But, whatever you choose, whatever you do, i think you will be do the best and be the best right? me too :D 

Jumat, 04 Mei 2012

Coment.. Coment..

Gimana ceritanya? *emang ada yg baca?* haha.. belum seru sih. Bahasanya juga masih berantakan. Harap dimaklum, pertama kali nulis kaya beginian. Ya Semoga bisa berjalan terus ceritanya. Kalo ada koreksi ttg ejaannya coment aja ya~~~

Next Story



Bittersweet of Dandelion's




GOR Veteran

“Nih! Yang kamu pesen ga ada. Jadi aku beliin ini aja deh. Ga apa-apa kan?” Sekar memberikan minuman isotonik itu kepadaku. “Yah ga ada yang lain apa? Lagi pengen yang seger-seger nih.”
 Aku menerima minuman itu sambil mengeluh. Aku sudah bosan dengan minuman isotonik yang hampir setiap selesai latihan aku minum. Tapi apa daya, karena memang aku sedang haus, aku langsung saja meminumnya hingga habis setengahnya.
“Yeeee.. Tadi ngeluh! Eh taunya…”, “namanya juga orang haus Kar, mau gimana lagi? Yang penting minum. Ga ikhlas nih? Yaudah aku keluarin lagi deh.. Hue…” ” Eh jangan-jangan! Ikhlas lah. Yah aku lagi deh kena” ia menjawab sambil memasang tampang betenya yang berhasil membuat aku tertawa terbahak-bahak, “Hahhahahahhhhaaa… Masa digituin aja keok? Hahaha”, ”Puas ketawanya? Udah ah! Liat tuh udah jam berapa? Mau dihukum Bang Rendi lagi?”
Aku takut kejadian seperti hari kamis kemarin terulang lagi. Hanya gara-gara aku dan Sekar terlambat latihan kedua dan itu hanya 15 menit saja,  Bang Rendi menghukum kami untuk membersihkan GOR yang kami pakai. Apakah itu tidak terlalu kejam? Wong kita telat juga gara-gara abis numpang nonton di pos ronda yang jaraknya kuranglebih 10 meter dari GOR, sepatu aku diumpetin sama anak kecil bandel yang suka ada di warung bubur depan GOR! Aku sama Sekar udah nyari ke warung bubur –dan kebetulan anaknya ga ada!-, balik lagi ke pos ronda, ke pos ojek, ngubek-ngubek tempat sampah – kaya apa coba ngubek-ngubek tempat sampah pake jersey plus celana adidas kw 5-. Kami kembali ke pos ronda, ngaso dulu bentar sambil kipas-kipas. Dan… Ternyata! Pas lagi kipas-kipas sambil liat-liat pohon jambu sebelah pos ronda, sepatu dengan indahnya menggantung di ranting pohon. Aku langsung naik dan mengambil sepatuku. Dan itu semua membuat kami telat, alhasil kami dimarahi Bang Rendi.
“Woi! Bengong  aja. Ayo ke GOR. Lima menit lagi latihan mulai nih! Sekarang kan hari Jumat, jadi latihannya mulai lebih cepat” Sekar menepukkan tangannya di depan mukaku. “Iya iya. Yuk ah! Jangan lama-lama. Nanti kena marah lagi”. Kami pun berlari ke GOR sembari membawa minuman kami yang belum habis. (To Be continue)

Another Planning......

Walaupun cerita yang satu baru mulai, tapi Insyaallah aku mau bikin cerita dengan judul yang berbeda. Sebenernya ini tuh naskah cerita yang sudah tersimpan lama. Semoga semuanya bisa selesai. Amin.